Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kalimat Berkata

semoga tidak rumit

sudah kubilang jangan buat aku terbiasa kini aku asing dengan diriku sendiri di ruangan ini sudut-sudut ruangan ini hampa tahukah kau, mereka mengenalmu tanpa pernah kau berpijak di kakinya warna kuning dinding ruangan ini tersenyum kecut, tak seperti biasanya yang bergairah sudah kubilang jangan buat aku terbiasa karena menyederhanakan rindu bagiku amat rumit.

sabar

sabar adalah kata sifat padahal ada sebuah kerja keras didalamnya hatimu yang bekerja hatimu yang merasa berat beban dipikul tak kuat pula dijinjing tapi cukuplah dibiarkan bergejolak dalam hati bersama keluh kesah malam ini.

harapan

pengharapan adalah busur yang kita lepas untuk menentukan apa jadinya rasa pengharapan sejatinya adalah kekecewaan kekecewaan yang terwujud, atau kekecewaan yang berubah wujud menjadi kepuasan. 

KUSUT

Hari ini mata kami dipaksa membelalak Suara kami berontak dengan mulut terkatup rapat-rapat Telinga kami diatur menyaring kekusutan permainan mereka Kami punya tubuh lengkap, tapi tak berguna Rasanya seperti melihat pertunjukkan dengan kami sebagai cameo Aku berkata, "baiklah ikuti saja namun tidak untuk disungguhi".

Album Foto

"Aku adalah pengabadi yang terbuat dari memori. Aku waktu yang tergulung dan terulur. Aku memiliki ragam rona, hitam putih merah abu, segalanya. Terkadang kuning muram menerpaku, tapi aku urung pergi. Juga bau usang di tubuhku, ketahuilah suatu saat kau akan mencintainya. Aku adalah satu kesatuan, dimana kau akan merindu menjadi-jadi. Simpan aku dimana kau tak butuh seribu detik untuk mencari. Walaupun waktu tak dapat diputar kembali, setidaknya kau tahu ada waktu yang pernah berhenti dan tak terganti." Terinspirasi dari Web Series "Ruang Kenangan" (check youtube.com)

Something We Shouldn't Care

Here is the list of something maybe you have, mark yours : flat nose eye bag wrinkle dark spot thin eyebrow acne dull face black skin too thin too short fat belly dark lips cellulite scars body hair fat thighs big butt flat chested rhotacism mole how you label those things? you are too busy to call them flaws not everyone really notice what yours if they do they just waste their energy and you waste your heart remember, those aren't flaws, those are forms .

Ruang Waktu

" Jam dinding tak berhenti berdenting, esok kalender bulan Februari harus diganti. Sudah lama aku disini, berdiri dilahap waktuku sendiri. Duhai waktu, aku tak mengemis sebuah repetisi atau membeku barang sebentar, aku hanya tak bisa mengerti mengapa dirinya tak sanggup aku bungkus kedalam sebuah kotak yang akan ku lempar ke ruangan bernama masa lalu, mengapa? Padahal dirinya sudah melakukan itu bahkan jauh sebelum aku menyetujui untuk menyerah atas dirinya. Ah walaupun begitu aku tak pernah memberikan dia gelar kemenangan ataupun kekalahan, hanya saja aku terlebih dahulu mendapat gelar terlupakan. Esok atau lusa aku akan datang padanya, tak bermaksud mereparasi apapun atau alih-alih meminta hati kembali, aku akan memberikan tatapan bermakna ia jua sama-sama terlupakan " - a.w.

Lovable Whatsapp

"I love d ouble blue ticks sign which means you read my voice I love ‘online’ phrase which means you gave me attention I love ‘starred’ cause it kept sweet words and jokes of yours I love every single of ringtone that told me you need me If I have to give perfect 5 stars of rate for Whatsapp, they should thank to you" - a.w.

Untuk Anak Manis Ibu

Assalamualaikum... Hai Anak Manis Ibu... Ibu menulis ini ketika umur ibu dua dasawarsa dan ibu belum tahu akan siapa ayahmu. Sejak beberapa bulan yang lalu ibu berniat dalam hati untuk mempersiapkanmu dengan cara yang ibu bisa lakukan saat ini, menurut ibu ini agak terlambat, maafkan ibu ya nak. Ketahuilah nak, ibu mendambakan kehadiranmu tapi ibu juga tak ingin terburu karna ibu yakin Tuhan adalah perencana terbaik, jadi ibu akan menunggu waktu-Nya yang tepat. Anak Manis Ibu, mungkin jika kau mengenal ibu saat ini kau akan mengetahui bahwa ibu belum menjadi perempuan yang baik, tapi ibu terus berusaha dan akan ibu pastikan kau satu bahkan banyak langkah lebih baik daripada ibu. Nak, maafkan ibu jika hari ini ibu masih mengeluh atas tugas kuliah dan banyak hal lainnya padahal itulah kebutuhanmu yang harus ibu penuhi. Nak, kau adalah titipan Tuhan yang akan ibu berikan seluruh hati bahkan jiwa ibu. Ibu tahu dari kau pertama menangis hingga waktu yang tak terbatas kau adal...

Arti Secangkir Kafein

Gambar
Petang ini aku singgah di sebuah kedai kopi. Aku memilih sofa di sudut yang tak menarik agar pengunjung tak perlu melihatku sedang bahagia. Arti bahagiaku semakin hari semakin sederhana, mungkin beginilah hidup harus dinikmati. Bagiku waktu sendiri adalah kebahagiaan yang patut dimaknai sembari mengingat siapa diri dan merapal kembali mimpi-mimpi. Dengan itu pula aku bebas memilih bagaimana cermin merefleksikan penampilanku, apakah dengan piyama dan wajah polos atau pakaian dan polesan terbaik yang bisa tanganku lakukan. Tidak, aku tidak ingin menarik perhatian siapapun, aku hanya ingin lebih bebas berekspresi, dan membahagiakan diri. Lebih dari itu, kafein adalah pemanis pelengkap yang diciptakan dari kepahitan, dari secangkir kafein pula aku mengenal seseorang yang serupa zat ini, yaitu tak pernah memberikan janji manis melainkan berlaku apa adanya. Salam hangat dari perempuan penggemar kafein, yang sadar takaran wajar. - a.w.

Untitled

“Siang ini gerimis turun, tapi ia tak mengenakan rona kelabu. Lalu, aku ingat diriku yang kuyup oleh seguyur perasaan dan aku memilih terus berjalan. Memang terkadang langkah tak ubahnya sebuah desakan, tapi tak semua lahan yang dipijak merupakan arena pacuan. Tatap aku waktu, hingga kau izinkan aku menuai janji ribuan hari silam.” - a.w.

A hingga D

Dia yang senyumnya merekah, belum tentu harinya cerah Dia yang menangis tersedu tak selalu diselimuti kelabu Dia yang air muka nya tenang belum tentu mendamaikan Dia yang mengerikan tak selalu menjadi menakutkan Bolehkah kita saling mengulurkan tangan? Berkenalan perihal masing-masing dari huruf A hingga D saja Tak apa begitu, asal tak lagi abu-abu Jangan tenggelam dalam asumsi, nanti kau salah mengerti

Berdamai Untuk Senyummu

Cantik hatimu adalah jawaban jika kau tanya alasan Coba ingat sebentar, lembaran-lembaran senyummu, adakah yang lebih indah? Sungguh aku tak takut badai, karna itu tak lebih menakutkan daripada harus kehilanganmu Jadi kau jua tak perlu takut apapun, hatiku adalah yang terlapang menerimamu Tugasmu hanya satu, meminta pada Tuhan, agar pintaku dikabulkan, sisanya taruh saja di pundakku Aku berjanji, jemarimu aman di genggamanku tanpa batas waktu dari yang ku punya Tahukah kau, ayahmu memang benar, kau adalah muara. Terinspirasi dari video clip sebuah lagu indah karya Adera Ega berjudul Muara

Tentu saja, aku bersalah.

Tuhan tak pernah salah. Aku yang salah. Dia tak pernah membenciku. Aku pun mencintainya. Dia selalu menyayangiku. Aku yang tak peduli. Tuhan tak pernah salah menempatkanmu di tempat kamu berada. Kau masuk dalam ruang-ruang baru yang berukuran kecil juga besar. Berkenalan dengan sudut lara tanpa pelukan hangat. Berteman binar sorot mata membawa lupa segala. Berlari-lari kecil dengan kaki merah luput obat merah. Terkantuk-kantuk mengingat cinta kekal. Bermimpi di awan dengan bumi di pijak. Masih banyak, memang tak selalu. Aku yang salah.

Hujan

Hujan, ia teduh, basah, menyegarkan. Kadang kala ia ditemani guntur dan petir, yg membuatnya semakin semarak. Jangan mengutuk hujan, itu artinya kau memang tak bersiap. Hujan, memang tak selalu ditafsirkan dengan sendu atau kenangan. Namun, bersama beberapa hujan aku menggigil, air maupun kenangan. Hujan, kali ini aku menggigil, tidak karena air atau kenangan, lebih dari itu. Aku rindu kebersamaan, hujan.

Panggil Aku Google

Gambar
Hai, aku google Sebut saja apa yang ingin kau tahu Akan ku carikan jawabannya Hai, aku google Akan kujawab pertanyaanmu Entah benar atau tidak Entah valid atau berita burung Akan ku carikan jawabannya untukmu Hai, aku google Kini aku begitu dekat di genggaman tanganmu Jangkau aku kapan dan dimanapun kau butuh Bahkan jika kau tersesat aku siap menjadi pemandu-mu Hai, aku google Aku bisa menjawab apa yang ingin kau ketahui Tetapi, mengapa aku tak bisa bertanya balik kepadamu? Menanyakan apa kabarmu hari ini Atau bertanya rumus fisika sepertimu dulu Hai, aku google Bolehkah aku tak hanya menjadi mesin pencari? Bolehkah kau juga berbagi? -Azma Dwi Wardaty- 19/12/2016 10.45 PM